Rakor Pengendalian Inflasi, Percepatan Realisasi Belanja utk Menjaga Pertumbuhan Ekonomi dan Percepatan 3jt rumah
Biró Perekonomian - Kegiatan Rakor Inflasi yg akan dilaksanakan pada hari Senin, 06 Oktober 2025, bertempat di Ruang Ruang Rapat Bajakah Kantor Gubernur Kalimantan Tengah dipimpin oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Prov. Kalteng (Yuas Elko), dan didampingi ddari Forkopimda Kalteng (Polda Kalteng dan Kajati Kalteng).
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui paparan Irjen Kemendagri (Tomsi Tohir) menyampaikan, bahwa untuk sepuluh (10) Provinsi yang mengalami inflasinya tertinggi adalah Sumatera Utara (5,32%), Riau (5,08%), Aceh (4,45%), Sumatera Barat (4,22%), Sulawesi Tengah (3,88%), Jambi (3,77%), Sulawesi Tenggara (3,68%), Papua Pegunungan (3,55%), Sumatera Selatan (3,44%), dan Papua Selatan (3,42%).
Sedangkan untuk Provinsi Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, Kalimantan Selatan, Kepulauan Riau, NTB, Jawa Tengah, Bengkulu, DIY, Jawa Timur, Bali, DKI Jakarta, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Banten, NTT, Papua Tengah, Jawa Barat, Gorontalo, Kalimantan Barat, Bangka Belitung, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Utara, masih pada Batas Rentang Target Inflasi (1,5%-3,5%).
Untuk inflasi September 2025 (m-t-m), sebagian besar Provinsi (24 Provinsi) mengalami inflasi dan 14 Provinsi lainnya mengalami deflasi. Provinsi dengan inflasi tertinggi di Pulau Sumatera yaitu Riau (1,11%), sedangkan inflasi terendah yaitu Lampung (0,16%).
Dan untuk Kalimantan, inflasi tertinggi Kalimantan Tengah (0,33%) dan inflasi terendah Kalimantan Utara (0,01%).
Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau (0,38%) yang memberikan andil inflasi 0,11%. Selain itu, komoditas penyumbang utama inflasi dari kelompok ini, yaitu cabai merah, daging ayam ras, dan cabai hijau. Namun, ada juga beberapa komoditas kelompok makanan, minuman l, dan tembakau yang menjadi peredam inflasi, seperti bawang merah, tomat, bawang putih, dan cabai rawit.
#BiroPerekonomian
#RakorInflasi
#Inflasi
#KaltengBerkah
#SemakinBerkah